Anita is My True Love

Google
 

17 July, 2006

IBU….

Filed under: Cintaku Anita

Siang sudah sampai pada pertengahan. Dan Ibu begitu anggun menjumpai saya di depan pintu. Gegas saya rengkuh punggung tangannya, menciumnya lama.
Ternyata rindu padanya tidak bertepuk sebelah tangan. Ibu juga mendaratkan kecupan sayang di ubun-ubun ini, lama. “Alhamdulillah, kamu sudah pulang” itu ucapannya kemudian. Begitu masuk ke dalam rumah, saya mendapati ruangan yang sungguh bersih.

Sudah lama tidak pulang. Ba’da Ashar, “Nak, tolong angkatin panci, airnya sudah mendidih”. Gegas saya angkat pancinya Dan dahipun berkerut, panci kecil itu diisi setengahnya. “Ah mungkin hanya untuk membuat beberapa gelas the saja” pikir saya “He, tolongin bawa ember ini ke depan, Ibu mau menyiram”. Sebuah ember putih ukuran sedang telah terisi air, juga
setengahnya. Saya memindahkannya ke halaman depan dengan mudahnya.

(more…)

12 July, 2006

Proposal Nikah

Filed under: Cintaku Anita

Latar Belakang

Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya cintai dan sayangi, semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita. Amin

Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati..sebagai hamba Allah, saya telah diberi berbagai nikmat. Maha Benar Allah yang telah berfirman : “Kami akan perlihatkan tanda-tanda kebesaran kami di ufuk-ufuk dan dalam diri mereka, sehingga mereka dapat mengetahui dengan jelas bahwa Allah itu benar dan Maha Melihat segala sesuatu”.

Nikmat tersebut diantaranya ialah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis.. yaitu: Menikah ! Fitrah pemberian Allah yang telah lekat pada kehidupan manusia, dan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah, hanyalah kehancuran yang didapatkannya..Na’udzubillah ! Dan Allah telah berfirman : “Janganlah kalian mendekati zina, karena zina adalah perbuatan yang buruk lagi kotor” (Qs. Al Israa’ : 32).

(more…)

6 July, 2006

Bermesraan ala Rasulullah

Filed under: Cintaku Anita

Bermesraan, itulah yang membuat hubungan suami-istri terasa indah dan
nikmat. Caranya?
Dalam berkomunikasi, ada dua jenis lambang yang bisa dipergunakan, yaitu
lambang verbal dan lambang non verbal. Menurut penelitian Profesor
Birdwhistell, maka nilai efektifitas lambang verbal dibanding non verbal
adalah 35:65. Jadi, justru lambang non verbal yang lebih efektif dalam
menyampaikan pesan.

Bermesraan, adalah upaya suami istri untuk menunjukkan saling kasih
sayang dalam bentuk verbal. Sentuhan tangan dan gerak tubuh lainnya,
adalah termasuk lambang non verbal ketika suami berkomunikasi dengan
istrinya.
Komunikasi verbal semata belumlah efektif jika belum disertai oleh
komunikasi non verbal, dalam bentuk kemesraan tersebut.
Rasulullah saw pun merasakan pentingnya bermesraan dengan istri,
sehingga beliau pun mempraktek kannya untuk menghias hari-hari dalam
keluarganya, yang tecermin seperti dalam hadis-hadis berikut:

  1. Tidur dalam satu selimut bersama istri
    Dari Atha’ bin Yasar: “Sesungguhnya Rasulullah saw dan ‘Aisyah ra biasa
    mandi bersama dalam satu bejana. Ketika beliau sedang berada dalam satu
    selimut dengan ‘Aisyah, tiba-tiba ‘Aisyah bangkit. Beliau
    kemudian bertanya, ‘Mengapa engkau bangkit?’ Jawabnya, ‘Karena saya
    haidh, wahai Rasulullah.’ Sabdanya, ‘Kalau begitu, pergilah, lalu
    berkainlah dan dekatlah kembali kepadaku.’ Aku pun masuk, lalu
    berselimut bersama beliau.” (HR Sa’id bin Manshur)

  2. Memberi wangi-wangian pada auratnya
    ‘Aisyah berkata, “Sesungguhnya Nabi saw apabila meminyaki badannya,
    beliau memulai dari auratnya dan mengolesinya dengan nurah (sejenis
    bubuk pewangi), dan istrinya meminyaki bagian lain seluruh
    tubuhnya. (HR Ibnu Majah)

  3. Mandi bersama istri
    Dari ‘Aisyah ra, ia berkata, “Aku biasa mandi bersama dengan Nabi saw
    dengan satu bejana. Kami biasa bersama-sama memasukkan tangan kami (ke
    dalam bejana).” (HR ‘Abdurrazaq dan Ibnu Abu Syaibah)

  4. Disisir istri
    Dari ‘Aisyah ra, ia berkata,
    “Saya biasa menyisir rambut Rasulullah saw, saat itu saya sedang
    haidh”.(HR Ahmad)

  5. Meminta istri meminyaki badannya
    Dari ‘Aisyah ra, ia berkata, “Saya meminyaki badan Rasulullah saw pada
    hari raya ‘Idul Adh-ha setelah beliau melakukan jumrah ‘aqabah.” (HR
    Ibnu ‘Asakir)

  6. Minum bergantian pada tempat yang sama
    Dari ‘Aisyah ra, dia berkata, “Saya biasa minum dari muk yang sama
    ketika haidh, lalu Nabi mengambil muk tersebut dan meletakkan mulutnya
    di tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum, kemudian saya
    mengambil muk, lalu saya menghirup isinya, kemudian beliau mengambilnya
    dari saya, lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya meletakkan
    mulut saya, lalu beliau pun menghirupnya.” (HR ‘Abdurrazaq dan Sa’id bin
    Manshur)

  7. Membelai istri
    “Adalah Rasulullah saw tidaklah setiap hari melainkan beliau mesti
    mengelilingi kami semua (istrinya) seorang demi seorang. Beliau
    menghampiri dan membelai kami dengan tidak mencampuri hingga beliau
    singgah ke tempat istri yang beliau giliri waktunya, lalu beliau
    bermalam di tempatnya.” (HR Ahmad)

  8. Mencium istri
    Dari ‘Aisyah ra, bahwa Nabi saw biasa mencium istrinya setelah wudhu’,
    kemudian beliau shalat dan tidak mengulangi wudhu’nya.”(HR ‘Abdurrazaq)
    Dari Hafshah, putri ‘Umar ra, “Sesungguhnya Rasulullah saw biasa mencium
    istrinya sekalipun sedang puasa.” (HR Ahmad)

  9. Tiduran di Pangkuan Istri
    Dari ‘Aisyah ra, ia berkata, “Nabi saw biasa meletakkan kepalanya di
    pangkuanku walaupun aku sedang haidh, kemudian beliau membaca
    al-Qur’an.” (HR ‘Abdurrazaq)

  10. Memanggil dengan kata-kata mesra
    Rasulullah saw biasa memanggil Aisyah dengan beberapa nama panggilan
    yang disukainya, seperti ‘Aisy, dan Humaira (pipi merah delima).

  11. Mendinginkan kemarahan istri dengan mesra
    Nabi saw biasa memijit hidung ‘Aisyah jika ia marah dan beliau berkata,
    “Wahai ‘Uwaisy, bacalah do’a: ‘Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah
    dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan
    lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan.” (HR Ibnu Sunni)

  12. Membersihkan tetesan darah haidh istri
    Dari ‘Aisyah ra, ia berkata, “Aku pernah tidur bersama Rasulullah saw di
    atas satu tikar ketika aku sedang haidh. Bila darahku menetes ke tikar
    itu, beliau mencucinya di bagian yang terkena tetesan darah dan beliau
    tidak berpindah dari tempat itu, kemudian beliau shalat di tempat itu
    pula, lalu beliau berbaring kembali di sisiku. Bila darahku menetes lagi
    ke tikar itu, beliau mencuci di bagian yang terkena darah itu saja dan
    tidak berpindah dari tempat itu, kemudia beliau pun shalat di atas tikar
    itu.” (HR Nasa’i)

  13. Bermesraan walau istri haidh
    Dari ‘Aisyah ra, ia berkata, “Saya biasa mandi bersama Rasulullah saw
    dengan satu bejana, padahal kami sama-sama dalam keadaan junub. Aku
    biasa menyisir rambut Rasulullah ketika beliau menjalani i’tikaf di
    masjid dan saya sedang haidh. Beliau biasa menyuruh saya menggunakan
    kain ketika saya sedang haidh, lalu beliau bermesraan dengan saya.” (HR
    ‘Abdurrazaq dan Ibnu Abi Syaibah)

  14. Memberikan hadiah
    Dari Ummu Kaltsum binti Abu Salamah, ia berkata, “Ketika Nabi saw
    menikah dengan Ummu Salamah, beliau bersabda kepadanya, ‘Sesungguhnya
    aku pernah hendak memberi hadiah kepada Raja Najasyi sebuah pakaian
    berenda dan beberapa botol minyak kasturi, namun aku mengetahui ternyata
    Raja Najasyi telah meninggal dunia dan aku mengira hadiah itu akan
    dikembalikan. Jika hadiah itu memang dikembalikan kepadaku, aku akan
    memberikannya kepadamu.”
    Ia (Ummu Kultsum) berkata, “Ternyata keadaan Raja Najasyi seperti yang
    disabdakan Rasulullah saw, dan hadiah tersebut dikembalikan kepada
    beliau, lalu beliau memberikan kepada masing-masing istrinya satu botol
    minyak kasturi, sedang sisa minyak kasturi dan pakaian tersebut beliau
    berikan kepada Ummu Salamah.” (HR Ahmad)

  15. Segera menemui istri jika tergoda
    Dari Jabir, “Sesungguhnya Nabi saw pernah melihat wanita, lalu beliau
    masuk ke tempat Zainab, lalu beliau tumpahkan keinginan beliau
    kepadanya, lalu keluar dan bersabda, “Wanita, kalau menghadap, ia
    menghadap dalam rupa setan….Bila seseorang di antara kamu melihat
    seorang wanita yang menarik, hendaklah ia datangi istrinya, karena pada
    diri istrinya ada hal yang sama dengan yang ada pada wanita itu.” (HR
    Tirmidzi)

Begitu indahnya kemesraan Rasulullah saw kepada para istrinya,
memberikan gambaran betapa Islam sangat mementingkan komunikasi non
verbal ini, karena bahasa tubuh ini akan lebih efektif menyatakan cinta
dan kasih sayang antara suami istri. Nah, silakan mencoba.* Ira Istadi

Dikutip dari : hidayatullah Indriyani A.S

Google Analytics

Filed under: Di Jepang

Mamah Blog kita sudah papah daftarin di google Analytics mamah
Ternyata keren lho Analisa dari google
Canggih dan hebat
Mamah papah jadi inget TA mamah Analisa dengan OLAP hampir mirip mamah meskipun lebih canggih dari google
Tapi TA mamah sudah mewakili lho
Kerenn mamah
mamah kangennn sekali

I love you :x :x:x:x:x

5 July, 2006

Benarkah Silsilah Nabi dan Rasulullah

Filed under: Di Jepang

Benarkah ini mohon sarannya apa bila ada yang lebih mengetahuinnya

Mamah ini menu makan siang Papah

Filed under: Di Jepang

Mamah ini menu makan siang Papah
Menu makan Siang
Rasanya ueeenak sekali mamah
Meskipun seharga rp 42000 tapi alhamdulillah uneka dan kenyang
rasanya pas dan nikamat sedap sekli
Meskipun unakan lalapan 999 he he he he
Mamah kangen sekali kita udah lama ngka makan lalapan 999 di Malang

Mamah tinggal 15 hari lagi papah balik ke indonesia
Mamah sabar ya menunggu

I love you mamah
Papah kangennn sekali

4 July, 2006

KELUARGA SAKINAH

Filed under: Cintaku Anita

model keluarga muslim masa kini

1.ketika akan menikah
janganlah mencari isteri, tetapi carilah ibu bagi anak-anak kita.
janganlah mencari suami, tetapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2.ketika melamar
anda bukan sedang meminta kepada orangtua/wali si gadis, tetapi meminta kepada allah melalui orangtua/wali si gadis.

3.ketika akad nikah
anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan allah.

4.ketika resepsi pernikahan
catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendo’akan anda, karena anda harus berpikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berpikir untuk bercerai karena menyia-nyiakan do’a mereka.

5.sejak malam pertama
bersyukur dan bersabarlah
anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat

6.selama menempuh hidup berkeluarga
sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melulu jalan bertabur bunga tapi juga semak belukar yang penuh dengan onak dan duri

7.ketika biduk rumah tangga oleng
jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justeru semakin erat berpegangan tangan.

8.ketika belum memiliki anak
cintailah isteri atau suami anda 100%.

9.ketika telah memiliki anak
jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.

10.ketika ekonomi keluarga belum membaik
yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.

11.ketika ekonomi membaik
jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.

12.ketika anda adalah suami
boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan anda.

13.ketika anda adalah isteri
tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

14.ketika mendidik anak
jangan pernah berpikir bahwa orangtua yang baik adalah orangtua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orangtua yang baik adalah orangtua yang jujur kepada anak.

15.ketika anak bermasalah
yakinlah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orangtuanya.

16.ketika ada pil
jangan diminum, cukupkanlah suami sebagai obat.

17.ketika ada wil
jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

18.ketika memilih potret keluarga
pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga masjid.
19.ketika ingin langgeng harmonis
gunakanlah formula 6 k :
ketaqwaan
kasih sayang
kesetiaan
komunikasi dialogis
keterbukaan
kejujuran

DARI HATI

Filed under: Cintaku Anita

Title: DARI HATI
Artist: CLUBEIGHTIES

andai engkau tahu
bila menjadi aku
sejuta rasa dihati
lama tlah kupendam
tapi akan kucoba mengatakan

reff:
ku ingin kau menjadi milikku
entah bagaimana caranya
lihatlah mataku untuk memintamu
ku ingin jalani bersamamu
coba dengan sepenuh hati
ku ingin jujur apa adanya
dari hati

kini engkau tahu
aku menginginkanmu
tapi takkan kupaksakan
dan kupastikan
kau belahan hati bila milikku
reff

menarilah bersamaku dengan bintang-bintang
sambutlah diriku untuk memelukmu
reff:

2 July, 2006

Wallpaper Terindah

Filed under: Di Jepang

Mamah papah kangennn sekali mamah liat walpaper di desktop papah dan blog kita mamah subhanallah cantiknya
mamah kangennn sekali

Mamah ini minuman papah sekarang lumayan 1 bln turun 3 kg he he he he he

mamah i love you :x :x:x:x:x
Mamah Insya Allah 20 juli ini papah sudah kembali dari jepang
Mamah sabar ya mamah
I love you :x :x:x:xx:






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer