Pada malam itu, Ana bertengkar dengan
ibunya.
Karena sangat marah, Ana segera
meninggalkan rumah tanpa membawa
apapun.
Saat berjalan di suatu jalan, ia baru
menyadari bahwa ia sama sekali tdk
membawa uang.
Saat menyusuri sebuah jalan, ia
melewati sebuah kedai bakmi dan ia
mencium
harumnya aroma masakan. Ia ingin
sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi
ia tdk mempunyai uang.






